Dalam rangka merespon tuntutan dunia kerja dan rencana perubahan status kelembagaan IAIN Palangkaraya menjadi Universitas Islam Negeri, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) mengadakan rapat review kurikulum. Rapat review kurikulum ini dilaksanakan secara online. Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Dr. H. Enjang As, M.Ag, M.Si, Senin (19/10).

Pada rapat kurikulum tersebut Dr. H. Enjang As, M.Ag, M.Si hanya berfokus pada kurikulum yang umum, tidak pada kurikulum yang berkaitan dengan mata kuliah umum milik institut dan muatan-muatan dari pemerintah, disebabkan adanya rencana peralihan status IAIN Palangkaraya menjadi UIN Palangkaraya.

Data tracer study yang dilakukan pada tahun 2019 menjadi landasan utama dalam penyusunan kurikulum baru. Temuan dari tracer study tersebut telah dipertimbangkan secara mendalam oleh tim kurikulum KPI, dengan fokus pada peningkatan minat mahasiswa terhadap mata kuliah praktis yang memberikan keterampilan langsung yang dapat diterapkan di dunia kerja.

Berdasarkan temuan tersebut, kurikulum baru KPI yang disusun menekankan pada peningkatan jumlah dan kualitas mata kuliah praktis, seperti produksi media, manajemen acara, dan keterampilan komunikasi interpersonal.

Selain itu, data tracer study juga menjadi dasar untuk mengidentifikasi kebutuhan pasar kerja terkait dengan kompetensi lulusan. Dengan mempertimbangkan hal ini, kurikulum baru KPI fokus pada pengembangan keterampilan yang relevan dengan industri komunikasi dan penyiaran, seperti penguasaan teknologi informasi, analisis media, dan manajemen komunikasi strategis.

Kaprodi KPI, Syairil Fadli, M.Hum mengatakan bahwa muatan kurikulum akan diperbarui tetapi ada beberapa kurikulum 2015 yang dipertahankan tanpa meninggalkan keharmonisasian kondisi di Kalimantan Tengah yang multietnis, sehingga kurikulum tersebut perlu membawahi ke arah itu.

“Selebihnya masukan dari pak Enjang jangan dilupakan karena Prodi KPI pada dasarnya merupakan prodi yang memayungi dakwah dan komunikasi. Selain itu ada prodi BKI yang muatannya juga berkaitan dengan dakwah dan komunikasi, jadi jangan dilupakan” tambahnya.

Dengan penyusunan kurikulum yang didasarkan pada data tracer study, Program Studi KPI berharap dapat terus memberikan pendidikan yang berkualitas dan relevan bagi mahasiswa serta menghasilkan lulusan yang siap bersaing dan berkontribusi dalam dunia komunikasi dan penyiaran Islam maupun industri lainnya.