Undang Dosen Tamu, FUAD Bahas Tantangan Komunikasi Islam

Pakar Politik dan Dosen Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dr. Gun Gun Heryanto (kanan), Rektor IAIN Palangkaraya Ibnu Elmi AS Pelu (tengah), Dekan FUAD IAIN Palangka Raya Abubakar HM (kiri).

PALANGKA RAYA – Untuk kesekian kalinya, IAIN Palangkaraya mengundang dosen tamu untuk menambah wawasan Dosen dan Mahasiswa.

Kali ini, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) mendatangkan pakar politik dan dosen Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Gun Gun Heryanto.

Kegiatan dalam rangka kuliah dosen tamu Program Studi Komunikasi (KPI) dan penyiaran Islam semester genap tahun 2016/2017, Jumat (24/3/2017), mengangkat tema Kondisi, “Posisi dan Tantangan Komunikasi Islam di Tengah-Tengah Arus Digital dan Global”.

Pada kesempatan itu, hadir Rektor IAIN Palangkaraya Ibnu Elmi AS Pelu, Dekan FUAD Abubakar, para Wakil Dekan, Dosen, dan Mahasiswa dari prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).

Dekan FUAD IAIN Palangkaraya  Abubakar,  mengharapkan kegiatan ini bisa mengembangkan potensi yang ada di fakultas.

“Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan motivasi kepada kita untuk selalu mengembangkan potensi yang ada di lingkungan FUAD. Kami mengucapkan terimakasih kepada Rektor yang tidak henti-hentinya memberikan dukungan kepada kita semoga ini bisa memberikan nilai positif bagi pengembangan FUAD dan pemateri yang sudah siap menyampaikan materi,” tambahnya.

Rektor IAIN Palangka Raya Dr. Ibnu Elmi AS Pelu mengatakan kekacauan dunia disebabkan salah satunya kesalahan dalam berkomunikasi.

“Dunia itu kacau karena kesalahan dalam berkomunikasi. Jika ingin memperbaiki dunia mulailah dari persolan berkomunikasi yang baik,” kata Ibnu.

Pada kesempatan itu dia mengajak semua kalangan mewujudkan bahwa perkataan tentang ruh pendidikan Islam dimulai dari FUAD.

“Bukan sebuah retorika, melainkan sebuah fakta. Tidak harus menjadi kuantitas pemenang diantara fakultas yang lainnya tapi raih dalam jumlah kuantitas yang diperolah dari bangunan kualitas,” kata Ibnu. (*)

Sumber: http://kalteng.tribunnews.com/2017/03/24/undang-dosen-tamu-fuad-bahas-tantangan-komunikasi-islam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *